Pribadi yg Menguatkan Diri

Setiap orang di antara kita berbadan sama lemahnya. Yang berbeda adalah pribadi yang menguatkan diri. [MTGW: THE POWER OF LOVE]

Sudahkah kita termasuk Pribadi itu ?

Jika jawabannya belum, berarti kita masih dapat dikatagorikan “orang biasa”, atau sama dengan rata-rata pribadi kebanyakan .

Setiap kita ini tumbuh alamiah , dari mulai lahir , anak-anak, remaja, dewasa, Tua, lalu akhirnya Meninggal. Akankah kita membiarkan begitu saja apa jadinya kehidupan tumbuh alamiah saja, Jika jawaban tidak , maka bukankah harus ada sesuatu yang tumbuh atau menguat. Oleh karena itu temukanlah cara-cara apa yang bisa menjadikan diri anda tumbuh dan menguat itu. Bapak Mario mengingatkan kepada kita bahwa salah satu cara sederhana untuk itu adalah dengan membangun keteraturan.

Semua yang kuat tumbuh dari kualitas-kualitas kecil yang diijinkan berkembang dalam keteraturan.

Itu sebabnya, bila Anda ingin membangun kekuatan, bangunlah keteraturan [MT DISCOURSE: WHAT IS THE MOST IMPORTANT DISCIPLINE]

Sahabat Indonesia yang Super

Horace Mann ( 1796 – 1859 ) Seorang education reformer pernah mengatakan bahwa ”Kebiasaan itu seperti sebuah kabel; kita memintalnya sehelai demi sehelai setiap hari dan akhirnya kita takkan dapat memutuskannya .”

Oleh karena itu marilah kita periksa kembali apa yang kita kerjakan, memintal kabel yang salah, melakukannya dengan cara yang salah, ataukah sebaliknya memudarkan kabel yang sudah jadi , boleh jadi kita sedang terjerat kabel kehidupan kita itu.

Sahabat Indonesia yang super

Menjadikan segala sesuatu menjadi ‘otomatis” memang perlu waktu, perlu latihan, yang tentu saja menguras pikiran dan tenaga. Oleh karena itu Bapak Mario menganjurkan :

Belajarlah untuk memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang tidak mudah, Untuk menyukai sesuatu yang belum pernah kita kerjakan, dan untuk merasa tertantang bila orang lain mengatakan sesuatu itu sulit, Itu sebabnya kita berlaku seolah-olah kita sedang menunggu seseorang yang sangat kuat untuk memaksa kita melakukannya. Orang kuat itu haruslah Anda sendiri. ( MT-Rekindling The Fire Within )

Demikian sharing saya pada kesempatan yang baik ini , mudah-mudahan bermanfaat,

MENGAPAKAH ADA ORANG BAIK YANG HIDUPNYA BELUM BAIK?

Mengapakah ada orang baik yang hidupnya belum baik? Seseorang disebut baik karena dia meyakini yang baik dan hidup dalam kebaikan yang diyakininya. Sehingga, seseorang tidak bisa disebut sebagai orang baik, jika dia meyakini yang baik, tetapi melakukan yang tidak baik. Dia cepat menyatakan dirinya orang baik, tetapi juga cepat untuk berlaku tidak jujur saat merasa aman untuk tidak jujur. Kebaikan itu sederhana dan berani. Yang sederhana, seharusnya sederhana juga untuk dilaksanakan, dan kemudian berhasil. Tetapi ketidak-ikhlasan kita untuk menyerahkan yang tidak bisa kita lakukan – kepada Tuhan, dan ketidak-sediaan kita untuk melakukan yang terbaik dari yang bisa kita lakukan, menghasilkan kehidupan yang seharusnya sederhana menjadi kompleks dan penuh kegentingan. Kebaikan itu sederhana dan berani. Jika kita telah seutuhnya mengikhlaskan diri kepada kebaikan, maka kita akan sangat berani. Hukum kebaikan adalah melakukan yang baik dan menghindari yang buruk. Maka mengapakah ada orang yang masih ragu untuk berlaku baik, dan tidak berani menghindari yang buruk? Janganlah mengikuti orang yang salah pikir, yang mengira bahwa dia akan mendapat kebaikan dari menghindari kebaikan dan dari melakukan keburukan. Maka jangan sampai kita ditanya, “apakah engkau tidak berpikir?” Jika ada orang muda yang shalih, kita harus mensyukuri bahwa dia telah mengikhlaskan dirinya kepada kebaikan, karena banyak sekali orang yang masih bernegosiasi dan meminta penundaan agar mereka tidak harus berlaku baik sekarang. Banyak dari mereka merasa bahwa berlaku baik sekarang adalah kerugian, karena masa muda adalah masa untuk hidup dalam kebebasan, dan kebaikan hanya untuk orang yang sudah mulai menua. Lalu, apakah kebebasan yang mereka maksud adalah kebebasan untuk tidak menjadi orang baik? Dengan pengertian seperti itu, mereka akan bersikap dan berlaku santai, dan tidak membangun nilai pribadi yang akan menjadikan mereka pribadi yang dibayar mahal dan dihargai tinggi di masa depan. Mereka tidak menyadari bahwa yang tidak bekerja keras semasa muda, akan dipaksa bekerja keras di masa tua. Itu bukan hanya kemungkinan, tetapi keniscayaan yang sedang terbukti di sekitar kita. Nah, bagaimana jika orang yang kita sebut sebagai orang baik itu – yang hidupnya belum baik itu, adalah orang yang tadinya menelantarkan masa mudanya? Mungkin ini penjelasannya …, bahwa rasa frustrasi-nya hari ini adalah masa penyesuaian diri bagi mereka yang baru saja menjadi orang baik. Maka orang baik, yang hidupnya belum baik, adalah mungkin orang-orang yang sedang dengan penuh kasih diminta untuk mengutuhkan kebaikannya. Jika kita mengatakan yang baik, maka lakukanlah yang baik, dan hindarilah yang buruk. Jika kita orang baik, ikhlaskanlah diri kita untuk menyerahkan yang tidak bisa kita kerjakan – kepada Tuhan, dan mengambil tanggung jawab penuh atas yang bisa kita kerjakan. Janganlah berserah tetapi masih tidak bisa tidur karena mengkhawatirkan yang sudah kita serahkan kepada Tuhan. Janganlah juga berani, tetapi mengandalkan kekuatan kepada yang selain Tuhan. Kita, orang-orang yang baik ini, adalah orang yang meyakini bahwa tidak akan ada yang terjadi, tanpa ijin dari Tuhan. Tuhan adalah satu-satunya pemilik kekuatan. Sehingga, jika ada sesuatu terlaksana dengan kekuatan, itu pasti terlaksana karena ijin Tuhan. Maka marilah kita mengikhlaskan diri kita sepenuhnya kepada Tuhan. Kerjakanlah apa yang harus Anda kerjakan dengan sebaik-baiknya niat dan dengan sebaik-baiknya cara. Yang kita lakukan bisa saja tidak tepat, kecil, atau tidak bernilai bagi orang lain; tetapi Tuhan sangat berwenang untuk menjadikan kita pribadi yang berhasil – melalui apa pun yang kita kerjakan. Hanya kebaikan yang membaikkan. Maka marilah kita meyakini yang baik, dan hidup dalam kebaikan yang kita yakini. Dan ketahuilah, bahwa anggukan kecil di hati itu, adalah tanda dari kesungguhan Anda, yang mengundang senyum Tuhan untuk merahmati kebaikan dalam keyakinan dan dalam pekerjaan Anda.

Minyak Jaya Sampurna (MJS)

MINYAK HUSADA JAYA SAMPURNA (MJS) MJS ini terbuat dari kelapa hijau (VCO) yang telah diberi kekuatan alamiah (Energi Cipta Alam) dan kekuatan ilahiah (doa) sehingga dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik medis (bakteri & virus) maupun non medis (santet, pellet, gangguan jin dan lain-lain) oleh penganut agama apa saja.

Dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa, MJS dapat mengeluarkan sumbatan dan benda-benda dibawah ini :

1. Pasir hitam apabila pasien menderita sakit yang berkaitan dengan urat/Kelenjar pembuluh darah

2. Kristal apabila pasien menderita sakit yang berkaitan dengan pembekuan darah, kram batu ginjal/kencing batu, kurang sinar matahari.

3. Pasir putih seperti kapur apabila pasien menderita pengapuran tulang atau flu tulang

4. Lemak lunak apabila pasien menderita kolesterol tinggi atau (kadang-kadang) kencing manis

5. Timbul warna (bintik) merah di kulit apabila jaringan tubuh pasien ada yang rusak

6. Bau bangkai atau bau amis atau bau plastik (kabel) terbakar apabila pasien mempunyai dosa

7. Rambut, benang, ijuk, kaca, paku, jarum, pisan kecil, keris, kayu, lidi, kawat, binatang dan lain-lain. Apabila pasien terkena santet, pellet atau kekuatan negatif dari dukun aliran hitam.

8. Lendir kental apabila pasien menderita keputihan

9. Hwa panas/dingin, asap apabila terkena gangguan jin

10. Keringat sebesar kedelai/jagung apabila pasien menderita penyakit lipus atau sejenisnya

11. Susuk emas (intan) apabila pasien memasang susuk berkekuatan jin jahat (bukan energi)

  • Aturan dan Cara Pakai : Sebelum menggunakan MJS berdoalah kepada Allah sesuai agama masing-masing. Setelah itu, oleskan MJS pada bagian tubuh yang sakit dan sekitarnya atau seluruh tubuh. Pengolesan MJS ini harus BENAR-BENAR BASAH (seperti basahnya kulit sehabis mandi, kalau hanya sedikit sumbatan tidak keluar). Setelah itu gosok bagian yang telah dioles MJS antara 5 sampai 15 menit. Raba dan lihat. Untuk penyakit berat seperti, batu ginjal, kencing batu, kencing manis, usus buntu, jantung,kanker, tumor atau penyakit berat lainnya yang tidak disebut di petunjuk ini oleskan MJS di tempat yang sakit dan minum MJS satu sendok makan sehari dua kali pada pagi dan malam hari. Benjol/bengkak (tidak menimbulkan sakit) : 1 sendok makan MJS dicampur dengan putih telor bebek 1 butir lalu oleskan ditempat yang bengkak sehari 2-3 kali. Setelah itu pijit secara pelan-pelan di tempat yang bengkak. Benjolan/bengkak (ada rasa sakit) : 1 sendok makan MJS, 1 buah delima/markisa. Dua bahan tersebut dijus lalu diminum sehari sekali hingga rasa sakit hilang. Ampasnya dioleskan di tempat yang bengkak. Untuk penyakit yang tidak disebutkan di sisi cara pemakaiannya hanya dua yaitu diminum atau dioleskan di bagian yang sakit dan sekitarnya atau keduanya (dioles dan diminum). Lebih bagus jika yang diolesi MJS bukan bagian yang sakit saja tetapi seluruh badan. Untuk stroke ringan (masih baru) oleskan 1 botol MJS ke seluruh tubuh mulai kepala hingga kaki lalu tarik setiap persendiannya (termasuk jari-jari kaki tangan). Ulangi cara ini hingga tiga kali (3 botol).
  • Perhatikan !  Sumbatan-sumbatan yang keluar dari pori-pori ini kecil, oleh karena itu harus dilihat secara jeli atau diraba (biar terasa) sumbatan yang besar tentunya sangat mudah dilihat (termasuk benda-benda santet)  Sebagian orang bilang tubuhnya (pasiennya) tidak mengeluarkan apa-apa setelah diolesi MJS, tetapi setelah dioleskan ke 3 atau ke 4 pasien yang lain baru keluar sumbatan. Oleh karena itu jangan kecewa dulu kalau pasien belum mengeluarkan sumbatan. Tidak keluarnya pasir atau sejenisnya mungkin penyakitnya bukan karena sumbatan atau pasien lupa berdoa, kurang teliti dalam melihat atau tidak diraba dengan seksama. Yang perlu diingat adalah tolak ukur dari MJS adalah kesembuhan bukan keluar atau tidaknya sumbatan. Banyak juga pasien yang tidak mengeluarkan apa pun tetapi sembuh.  Jika badan orang yang Anda olesi MJS mengeluarkan jarum, paku,asap, kaca, ijuk, dll. Anda tidak usah takut, karena Anda tidak akan kena dampaknya sama sekali.  Tidak sedikit paranormal mengobati pasien dengan menggunakan tipuan (tubuh pasien mengeluarkan jarum, paku, silet atau di dalam telur yang dipakai untuk transfer penyakit terdapat ijuk atau jarum). Sekalipun benda-benda aneh itu sudah keluar tetapi pasien tetap sakit. Lain dengan MJS, jika benda-benda santet telah keluar insya Allah dalam waktu 30 menit pasien sudah membaik atau bahkan sehat total.  Kekuatan MJS berasal dari Allah, Anda (harus yakin) jangan ragu-ragu dalam menggunakannya. Untuk mempercepat kesembuhan minumlah kapsul sesuai dengan penyakit yang Anda derita dan menghindari makanan/minuman yang menyebabkan parahnya penyakit. MJS menyediakan 72 macam kapsul. Selain terbuat dari ramuan bermutu, kapsul ini juga diisi energy sehingga mempercepat kesembuhan.  Minyak ini tanpa bahan kimia dan dapat digunakan oleh siapa saja serta tinggal pakai tanpa ritual.  Jika penyakit telah sembuh, disarankan untuk meminum rebusan tiga lembar daun sirih atau mandi air rebusan tujuh lembar daun sirih. Sebelum merebus daun sirih berdoalah sesuai hajat menurut agama Anda.  Penyakit yang tidak dapat diobati dengan MJS : 1. Kualat kepada ibu/bapak 2. Karma 3. Segala macam penyakit yang disebabkan oleh sombong 4. Takdir Allah untuk tidak sembuh atau karena ajalnya telah tiba.

Kata Bijak Hari Ini (12-11-2008)

“Setiap untaian kata-kata yang sudah keluar dari mulut Anda, tidak akan pernah bisa ditarik kembali.”

– Aron –

Alkisah si ibu bermata satu yang mempunyai seorang anak laki-laki.

Ketika anak laki-lakinya pergi sekolah SD, si ibu datang ke sekolah untuk melihat2 anaknya. Tapi apa yang terjadi, si anak laki-lakinya jadi malu karena diolok-olok oleh teman-teman, karena dia mempunya ibu bermata satu. Sesampai di rumah si ibu dimarahin oleh si anak. Sejak itu si ibu tidak dibolehkan ketemu orang-orang lain agar si anak tidak malu.

Setelah anaknya dewasa, si anak telah bekerja dan sukses, dan sudah berkeluarga dan mempunyai istri yang cantik dan anak2 yang lucu…. si ibu rindu ingin ketemu dengan anak dan cucunya. Sesampai di depan pintu rumah anak laki-lakinya, dia diusir oleh anaknya sendiri, seraya berkata: untuk apa kamu datang kesini orang tua bermata satu, kamu telah menakutkan anak-anakku, kata si anak. Akhirnya, si ibu pulang dengan bersedih hati. Dia akhirnya hanya melihat cucu2nya di depan pagar, lalu perlu.

Sekian lama waktu berlalu, si ibu akhirnya sakit dan sepertinya tidak akan lama lagi umurnya. Dia memberi tahukan berita ini kepada anak laki-lakinya itu, bahwasanya dia sedang sakit parah. Tapi, si anak laki2 tetap tidak mau ketemu ibunya. Ajalnya pun menjemputnya.

Selang beberapa waktu, si istri dari si anak laki2 bertanya ke suaminya: mengapa kamu tidak datang ke rumah ibumu?
Dia menjawab: saya sedang sibuk. Tapi akhirnya, dia dibujuk oleh istrinya, agar pergi ke rumah ibunya tersebut sekali saja karena ibunya sudah tiada.

Akhirnya si anak laki2 pergilah ke rumah almarhum ibunya, dia masuk ke rumah yang telah lama dia tinggalkannya, dan ada secarik kertas yang ditinggalkan oleh ibunya berisi: “anakku, aku sangat bahagia melihatmu dari kecil, sampai dewasa dan menjadi sukses sekarang ini. ketahuilah nak, bahwasanya kamu kecil hanya mempunyai mata satu, aku telah merelakan mata yang satu lagi diberikan kepadamu, agar kamu bisa hidup bahagia nantinya”.

Si anak akhirnya, menanggis sijadi-jadinya: oh..ibu….. ……..maafkan aku selama ini.

Madu Kehidupan

Suami saya, dua minggu belakangan ini sedang merasa penat akan beban pekerjaannya, sampai kehilangan semangat kerja. Sebagai seorang istri, saya dapat merasakan beban pekerjaan suami.Tentu selain berdoa memohon kekuatan dari Yang Maha Kasih, maka hal yang dapat saya lakukan adalah memberi semangat kepada suami tercinta agar selalu ‘positive thinking’.

 

 

Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang sesuatu tapi mempunyai  pikiran yang terbuka, akan memercayai kemungkinan apa pun. Mereka menyambut pembelajaran dengan ramah, lebih cepat, dan lebih  bersemangat daripada mereka yang telah berpengalaman. 

Keberuntungan lebih berpihak kepada yang kurang pandai tetapi banyak mencoba, daripada kepada mereka yang pandai tetapi tidak bertindak.

  

Saya berusaha menyakinkan suami bahwa dimana ada kemauan keras untuk belajar kita pasti mencapai keberhasilan. Tuhan telah berkenan memberikan jabatan yang dimiliki saat ini, pasti Tuhan akan membukakan jalan bagi semua masalah yang ada asalkan kita selalu menyertakan Tuhan dalam segala hal dan yang penting melihat bahwa keberhasilan yang Tuhan siapkan pasti lebih besar daripada masalah kita.

Jangan terlalu pusing, yang paling penting kita kerjakan apa yang menjadi bagian tugas kita dengan sungguh-sungguh dan benar.

“Just do our best and let God do the rest !” 

Saya memotivasi suami bahwa dia pasti mampu mengatasi semua ujian yang dihadapi asalkan dia  tetap kuat dan fokus pada pekerjaannya bukan pada kelemahannya.       

Apapun yang terjadi kepada Anda, akan tetap menjadi sesuatu yang menguatkan Anda

bila Anda tidak mengijinkannya untuk melemahkan Anda. 

Sebagai seorang istri maka suami saya adalah “Hero” saya, seperti di dalam film-film tidak ada seorangpun rela apabila jagoan/hero nya kalah, demikianpun saya. Hampir setiap pagi saya mengirim ‘sms’ kepada suami untuk memberi semangat dan agar dia menikmati hidup ini dengan semangat.

Tadi pagi saya mengirimkan ‘sms’  dan jawaban suami sungguh membahagiakan, Suami tercinta berkata : “Thanks for your support, I love you”. 

Waduh hati saya sungguh berbunga-bunga karena pesan singkat ini.

Seorang Hero tidak segan untuk meminta maaf

Anak-anak tanpa pahlawan – sedikit sekali yang akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi dewasa yang bangga dan membanggakan.

Mereka membutuhkan seorang dewasa yang bisa mereka kagumi.
Mereka membutuhkan seorang kuat, yang bersamanya – mereka merasa terlindungi.

Mereka membutuhkan seorang sahabat dewasa
yang akan menuntun dan mendorong mereka untuk tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan mandiri.
Mereka membutuhkan seorang teladan.


Saat ini kita para orang tua sedang mempersiapkan generasi anak-anak kita agar kelak menjadi Pahlawan. Untuk itulah mereka memerlukan figure Pahlawan yang dapat diteladani . Salah satu yang mereka butuhkan adalah seorang teladan yang tidak segan untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukanya. 

Sejak anak-anak masih kecil saya  memberi teladan untuk meminta maaf atas kesalahan yang saya lakukan kepada mereka . Rupanya teladan yang selama ini saya tabur tidaklah sia-sia.  

Beberapa hari yang lalu anak saya James (9 tahun) mencoba install program game ke dalam komputer di rumah. Karena  masalah teknis maka terjadi error dan James menekan tombol Delete berkali-kali. Akibatnya sangat fatal , system komputer macet total dan tidak keluar  gambar sama sekali pada monitor. Saya sangat kecewa atas kejadian ini dan  terpancing untuk memarahi bahkan merendahkan James. Bersyukur saya diingatkan untuk berhati-hati dalam berkata-kata. Saat itu dengan lirih James berujar: ”Sorry ya pa…..” 

Dewasa ini sudah jarang kita mendengar ucapan maaf terlebih lagi dari seorang anak yang baru berusia 9 tahun. Bangsa kita memerlukan banyak pemimpin yang dengan jiwa besarnya tidak segan untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukannya. 

Kiranya kita para orang tua tidak lelah memberi teladan kepada kepada pahlawan cilik kita yang satu kali kelak menjadi Pahlawan. Dan predikat Pahlawan Sejati pun berhak disandang bagi para ”Hero Maker”

Pesona Kepahlawanan

Di tengah suasana perayaan hari pahlawan, aku sempat miris menyaksikan di salah satu stasiun televisi perjalanan hidup seorang pahlawan yang turut berjuang saat peristiwa bersejarah 10 November 1945. Ia yang dulunya begitu bersemangat dalam berjuang dan memberikan pengorbanan pada tanah air ini, kini hidup sebatang kara dengan berbagai kesulitan-kesulitan hidup. Seakan-akan pesona kepahlawanan telah memudar dari wajah kehidupannya.

Ku renungkan kisah itu. Ku tanyakan pada sahabat terbaik di jiwa ini, Apakah yang sudah ku lakukan agar pesona kepahlawanan tetap memancarkan keindahannya sampai akhir perjalanan hidup bahkan setelahnya ?

Jalan kepahlawanan adalah jalan menuju harapan.
Keberhasilan kita tidak hanya diukur dari seberapa besar dan tinggi daratan impian yang bisa kita capai di akhir perjalanan; tetapi keberhasilan kita – terutama – dinilai dari kualitas dari perjalanan kita.
Bila kita menjaga kualitas perjalanan harian kita, maka kapan pun perjalan an itu berakhir – perjalanan kita akan berakhir dengan baik.
Maka pastikanlah pahlawan dalam diri Anda itu tumbuh dan berkembang mencapai kewibawaan yang cukup untuk membuat diri Anda menghormatinya, dan mengharuskan Anda patuh pada jalan-jalan kepahlawanan Anda sendiri.
Lamat-lamat jiwaku berkata, Wahai sahabat, Engkaulah pahlawan itu karena engkau menginginkannya. Engkaulah yang membutuhkan dan berkepentingan menjaga pesona kepahlawananmu !.

KARENA …

Seorang Hero adalah pribadi yang menjadikan dirinya dan cara-caranya sebagai penyebab kehidupan yang baik pada orang lain. Maka kehidupannya pastilah akan senantiasa menjadi berkat bagi sesamanya. Sebagai seorang ayah dia meneladankan kebaikan bagi anak-anaknya. Sebagai seorang ibu dia mengasihi anak-anaknya dan mengupayakan yang terbaik bagi masa depan mereka.

Wahai Yang Memuliakan, limpahkanlah pemahaman dalam diri kami, himpunkanlah kami bersama orang-orang yang shaleh, dan jadikanlah kami tutur kata yang baik bagi orang-orang sepeninggalan kami, hingga layak mendapatkan kemuliaan di sisi-Mu.

Bahagia……

“Tuhan Maha Mengetahui apa yang paling layak untuk kita jalani. Takdir kita saat ini adalah anugerahNya yang besar, karunia indah yang patut disyukuri. Bahkan, sepi dan kesendirian kita pun adalah nikmat yang memang dianugerahkan Tuhan pada kita, sehingga kita punya kesempatan untuk berfikir dan merenung merancang esok hari yang lebih baik.”

Pahlawan Diri Sendiri

Seorang Hero adalah pribadi yang menjadikan dirinya dan cara-caranya sebagai penyebab kehidupan yang baik pada orang lain. 

Tak dapat dipungkiri dan tanpa ragu bahwa nama-nama indah yang terpahat di sudut-sudut kota kita ini, sudah sepatutnya  mendapat gelar kepahlawanan, mereka sudah memantaskan diri dengan pergolakan heroic yang luar biasa dimasanya itu.  

Bagi genarasi sekarang yang tentu  kita tidak  sesederhana sekedar “perjuangan”. Pribadi-pribadi seperti mereka itu telah tertanam nilai-nilai luhur yang terjaga hingga “nama baiknya” tetap mengharum semerbak wangi walaupun jasad sudah terpisah dari raganya.  

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah lupa akan para pahlawan-pahlawanny a, ini penting tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana kita mampu mencetak pahlawan-pahlawan baru yang layak dan sesuai cocok dengan Zaman kekinian dan kedisinian. Bukankah demkian? 

Saya percaya bahwa diantar para sahabat Indonesia yang Super, Salah satu pribadi yang Tuhan telah  pilih menjadi pribadi yang baik,  Pribadi yang terpilih  itu akan menjadi  orang yang namanya tercatat dalam Sejarah , yang senantiasa menjunjung tinggi nilai luhur baik dan berbudi. 

Kira-kira Sejarah akan mengingat atau akan mencatat diri anda sebagai apa? 

Bila Hati anda bergetar atas pertanyaan diatas, maka Anda adalah salah satu Orang Besar itu . 

Sahabat Indonesia yang Super, Nilai kesejarahan kita yang menentukan kita sendiri, maka tercatatlah sebagai pribadi yang baik,  tempatkan diri ditempat yang dimuliakan  bukan sebaliknya.  

Jangan lihat diri ini hanya sebagai apa ADA-nya, tetapi
Pastikan kita melihat diri ini sebagaimana apa bisa JADI-nya

Masa depan Anda bergantung kepada penggunaan terbaik dari kemampuan Anda,

bukan pada kesalahan Anda di masa lalu atau pada keraguan Anda tentang masa depan.

Sahabat Indonesia ,  menjadikan Diri Kita Pahlawan Diri Sendiri, yang pada akhirnya akan bermuara pada penyebab kehidupan yang baik bagi orang lain,  yakni  penyangga Kesuksesan orang lain,  pengasah Kecemerlangan orang lain dan boleh jadi sumber Kesejahteraan orang lain.  

Bagi Seorang Ayah atau Ibu gunakanlah kwalitas terbaik membangun keluarga dan anak-anaknya, Karyawan atau pimpinan perusahaan dengan lingkungannya mulailah dengan mencontohkan nilai-nilai yang baik, mampu menyarankannya dan jika mampu gunakan kewenangan anda untuk mengharuskannya.

« Older entries