Pribadi yg Menguatkan Diri

Setiap orang di antara kita berbadan sama lemahnya. Yang berbeda adalah pribadi yang menguatkan diri. [MTGW: THE POWER OF LOVE]

Sudahkah kita termasuk Pribadi itu ?

Jika jawabannya belum, berarti kita masih dapat dikatagorikan “orang biasa”, atau sama dengan rata-rata pribadi kebanyakan .

Setiap kita ini tumbuh alamiah , dari mulai lahir , anak-anak, remaja, dewasa, Tua, lalu akhirnya Meninggal. Akankah kita membiarkan begitu saja apa jadinya kehidupan tumbuh alamiah saja, Jika jawaban tidak , maka bukankah harus ada sesuatu yang tumbuh atau menguat. Oleh karena itu temukanlah cara-cara apa yang bisa menjadikan diri anda tumbuh dan menguat itu. Bapak Mario mengingatkan kepada kita bahwa salah satu cara sederhana untuk itu adalah dengan membangun keteraturan.

Semua yang kuat tumbuh dari kualitas-kualitas kecil yang diijinkan berkembang dalam keteraturan.

Itu sebabnya, bila Anda ingin membangun kekuatan, bangunlah keteraturan [MT DISCOURSE: WHAT IS THE MOST IMPORTANT DISCIPLINE]

Sahabat Indonesia yang Super

Horace Mann ( 1796 – 1859 ) Seorang education reformer pernah mengatakan bahwa ”Kebiasaan itu seperti sebuah kabel; kita memintalnya sehelai demi sehelai setiap hari dan akhirnya kita takkan dapat memutuskannya .”

Oleh karena itu marilah kita periksa kembali apa yang kita kerjakan, memintal kabel yang salah, melakukannya dengan cara yang salah, ataukah sebaliknya memudarkan kabel yang sudah jadi , boleh jadi kita sedang terjerat kabel kehidupan kita itu.

Sahabat Indonesia yang super

Menjadikan segala sesuatu menjadi ‘otomatis” memang perlu waktu, perlu latihan, yang tentu saja menguras pikiran dan tenaga. Oleh karena itu Bapak Mario menganjurkan :

Belajarlah untuk memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang tidak mudah, Untuk menyukai sesuatu yang belum pernah kita kerjakan, dan untuk merasa tertantang bila orang lain mengatakan sesuatu itu sulit, Itu sebabnya kita berlaku seolah-olah kita sedang menunggu seseorang yang sangat kuat untuk memaksa kita melakukannya. Orang kuat itu haruslah Anda sendiri. ( MT-Rekindling The Fire Within )

Demikian sharing saya pada kesempatan yang baik ini , mudah-mudahan bermanfaat,

Focus on Possibilities

Super Point 1

“Kemungkinan datang dari keputusan sedangkan kepastian datang dari tindakan”

Banyak diantara kita tidak berani bertindak hanya karena melihat diri dan tindakannya tidak mungkin menghasilkan sesuatu yang mungkin.

Orang yg bertindak untuk kebaikannya belum tentu berhasil

Tetapi orang yg tidak bertindak pasti Gagal

“Focus lah pada yang Mudah anda lakukan tetapi yang sulit bagi orang lain untuk melakukan”

Super Point 2

“Kemungkinan selalu tampil lebih menarik dari pada keinginan”

Salah satu cara mentransformasikan keinginan menjadi kemungkinan adalah mentenagai keinginan kita dengan keputusan yang tegas.

Super Point 3

“Apapun Hasil yg telah anda capai adalah pemberitahuan bahwa hasil yang lebih baik itu masih mungkin”

Your result is your next capabilities, seringkali diantara kita mengeluhkan besarnya upah yang kita dapat saat ini namun tidak menyadari bahwa potensi untuk meraih nilai yang lebih besar adalah melalui nilai – nilai yang kecil terlebih dahulu.

Super Tips

“ Keberanian anda menentukan yg mungkin bagi anda “

Tingkat kemungkinan yang lebih tinggi hanya sebanding dengan tingkat keberanian

Ketika kita berani bertindak melakukan sesuatu, selalu ada kemungkinan kita akan salah

Tetapi apabila kita tidak bertindak berani, maka kita dipastikan salah.

Maka keberanian kita seperti menjadi batas sesuatu yang mungkin bagi diri kita.

Wise Card

“Semakin kita berkecil hati tentang masa depan, semakin hati – hatilah untuk Tidak mewariskan kualitas yg menjadikan kita khawatir ini kepada anak- anak kita”

Semua kekhawatiran itu Positif yang menjadikannya Negatif adalah Reaksi kita menyikapinya. Kekhawatiran itu adalah sebuah mekanisme alamiah yg menjadikan kita tidak betah disuatu tempat yg tidak baik.

Terdapat Dua arah kekhawatiran ;

1.Khawatir Kurang

Apabila kita bertahan karena kita khawatir kurang, Maka apabila berhasil pun Hasilnya Pas atau cenderung Kurang. Cirinya adalah Bersaing dengan biaya.

2.Khawatir tidak bisa Lebih

Apabila kita khawatir tidak bisa lebih Maka kita akan mengupayakan lebih, sehingga saat kita berhasil maka hasilnya pun menjadi lebih. Cirinya adalah Kita bersaing dengan Impian.

“Sebuah Penderitaan yang dinikmati akan berubah menjadi kenikmatan”

“Penderitaan adalah pengindah dari sebuah keberhasilan”

Sedangkan Kenikmatan yg disikapi oleh Penderitaan maka hasilnya adalah Penderitaan.

Careerist

Careerist
adalah seseorang yang menjadikan karirnya sebagai sebuah perjalanan naik yang sadar dan terencana untuk mencapai tingkat-tingkat kualitas hidup cemerlang.
Anda menjadi yang secara teratur Anda lakukan.
Dan ukuran dari jadi-nya Anda ditentukan oleh ukuran kesungguhan Anda dalam keteteraturan itu.
Mohon disadari bahwa
Kesungguhan berkarir adalah kualitas kesadaran seseorang untuk tetap berada dalam perjalanan
yang telah dirancangnya sebagai jalan menuju kecemerlangan karirnya.
Karena
Ukuran dari hasil Anda – dalam bidang apapun – ditentukan oleh kualitas dari kesadaran Anda dalam menapaki langkah-langkah terencana yang secara bertahap memperkuat dan meninggikan Anda
Seorang Careerist bersunguh-sungguh untuk menyampaikan kontribusi terbaiknya kepada organisasi di mana dia mengabdi, dan berketetapan untuk menang dalam menghadapi kesulitan dan tantangan dalam tanggung-jawabnya; dan dengannya dia berhak untuk menerima pengenalan yang baik.
………… …..
Anda tidak akan mampu berlaku pada peran yang kecil dengan utuh,
bila Anda tidak meyakini bahwa peran yang baik di bawah
adalah syarat kepantasan bagi peran yang baru di atas.
(The Roles We Play)

Mother Teresa

People are often unreasonable, irrational, and self-centered. Forgive them anyway.

If you are kind, people may accuse you of selfish, ulterior motives.  Be kind anyway.

If you are successful, you will win some unfaithful friends and some genuine enemies. Succeed anyway.

If you are honest and sincere people may deceive you.  Be honest and sincere anyway.

What you spend years creating, others could destroy overnight.  Create anyway.

If you find serenity and happiness, some may be jealous.  Be happy anyway.

The good you do today, will often be forgotten.  Do good anyway.

Give the best you have, and it will never be enough.  Give your best anyway.

In the final analysis, it is between you and God.  It was never between you and them anyway.

“Penyemangat”

Perkataan Socrates ;

“Hidup yang selalu diwarnai berbagai masalah adalah hidup yang layak dijalankan. Jika tidak ingin masalah, maka kuburanlah tempatnya.”

Nama adalah alamat ditujukannya semua kebaikan

Betapa sebuah nama memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan manusia.
Bahwa satu-satunya tempat yang tersedia dalam hidup ini bagi kita, adalah nama kita.
Tanpa nama itu, kita hampir sama baiknya dengan tidak ada.
Nama kita adalah tempat berlabuhnya semua impian, aspirasi, dan jerih payah kita.
Bagi orang lain, nama kita adalah alamat untuk menemukan nilai-nilai baik yang bisa mereka temukan pada pada pribadi kita.
Dan karena kita hanya akan menjadi sesuatu yang kita lakukan dengan teratur, maka sebetulnya orang lain hanya akan menemukan hasil dari kebiasaan-kebiasaan kita dalam nama kita.
Membangun sebuah posisi yang kuat bagi kita, Anda dan saya; adalah membangun nama yang baik,
yaitu nama yang mengindikasikan kemampuan untuk mendatangkan kebaikan.
Dan kemampuan seperti itu tidak bisa dibangun dengan mendahulukan hal-hal yang tidak bernilai.
(Mario Teguh)

Semoga Tuhan memasukkan kita ke tempat masuk yang benar,
mengeluarkan kita dari jalan keluar yang benar, dan
mengirimkan sebuah kekuatan yang besar dari sisinya yang membantu bagi kemuliaan kita semua.
( Mario Teguh )

Engkau hanya semulia yang kau kerjakan.

Masalah adalah tanda penghormatan alam kepada mu.

Bila engkau telah siap, engkau akan diberikan masalah-masalah dengan ukuran dan kepelikan yang lebih tinggi; karena Tuhan tidak akan memberikan kepada mu masalah yang berada di atas kemampuan mu untuk menyelesaikan.

Bila masalah-masalah mu besar dan berat, hadapkanlah wajah senyum mu kepada Yang Memiliki matahari yang tenggelam – dan berterima-kasihlah atas penghormatan yang kau terima; bahwa Tuhan telah mempercayakan penyelesaian dari masalah-masalah yang hanya bisa diselesaikan oleh pribadi terkasih sebesar engkau.

Bila engkau menginginkan, engkau akan menemui masalah.

Karena,

Keinginan mu akan melahirkan masalah yang se-ukuran dengan keinginan mu.

Bila masalah-masalah mu kecil dan ringan, bersyukurlah bahwa engkau sedang tidak direpotkan oleh kesulitan-kesulitan besar. Tetapi, bertanyalah juga ke dalam diri mu, mengapakah kepada mu hanya dipercayakan yang mudah-mudah?

Sesungguhnya, bila engkau menginginkan yang besar, akan wajar bagi mu untuk dihadapkan kepada masalah-masalah besar. Karena, hanya dengan melampaui masalah-masalah itu, engkau akan sampai di permukaan yang lebih tinggi – di mana jawaban bagi keinginan-keinginan besar mu terhamparkan rapih bagi mu.

Sadarkah engkau, bahwa dalam mengupayakan pelampauan dari masalah-masalah yang besar, engkau sedang membangun kemampuan diri mu yang lebih besar?

( Mario Teguh )

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO


Kegelisahan adalah kekuatan untuk mencapai perubahan

Sahabat yang baik,

Banyak orang tidak bekerja di dalam impian,tetapi justru bersaing dengan biaya hidupnya. Maka, jalan tercepat menuju tujuan adalah jalan yang lurus, itu sebabnya berhentilah menoleh kesamping dan mulailah melihat kedepan dan bangunlah pribadi yang tinggi sehingga Anda bisa terbang menuju impian anda.

Pada dasarnya semua orang ingin menjadi orang baik, lalu jika sudah tercapai maka dia akan menambahkan kualitas pribadinya yang menjadikannya orang baik yang santun, orang baik yang ramah, dan tentunya orang baik yang kaya. “Orang kaya yang tidak baik adalah orang miskin yang banyak uangnya, dan Orang miskin yang baik adalah orang kaya yang uangnya sedikit.

Berikut adalah nasehat untuk menjadi orang yang lebih baik yaitu dengan Niteni, Nirok-ke, Nambahi.

· Amatilah orang lain dengan tulus tanpa berpikir kelemahannya dan tanpa berpikir Anda bisa lebih baik darinya.

· Tirulah cara caranya, karena hanya dengan meniru maka Anda sudah menjadikan diri Anda sama hebatnya dengan orang itu.

· Tambahkanlah kelebihan yang kita miliki maka itu akan menjadikan kita lebih hebat darinya.

Dan sayangnya, orang hebat itupun terus belajar menjadi lebih hebat, maka bila Anda ingin menjadi hebat anjurannya adalah: mulailah.

Penundaan adalah penghambat kualitas hidup, jika kita menginginkan kualitas hidup yang baik maka kita harus bisa mulai. Kapan kita harus mulai? sekarang. Karena cara terbaik untuk mulai adalah mulai.

Terakhir saya hanya bisa berdoa “Tolonglah Tuhan, tangkaplah aku, karena aku akan segera melompat dan gunakan aku untuk sesuatu yang besar karena aku berada di jalan Mu.”.

“Karena pada akhirnya setiap orang akan bertanggung jawab atas dirinya sendiri”.

( Mario Teguh )

Coba Ingat……

Mungkin kita terlalu sibuk melihat kekurangan orang lain, sehingga kita lupa pada kekurangan diri sendiri. Bahkan kitapun tidak sempat berterimakasih kepada siapapun yang telah menolong kita.
Coba INGAT… berapa banyak waktu kita terbuang sia-sia hanya untuk membicarakan orang lain? BANDINGkan dengan waktu yang kita pakai untuk melihat kekurangan diri sendiri, lalu kekurangan itu kita coba perbaiki agar menjadi manusia berkualitas?
Bayangkan… kalau saja tiba-tiba nyawa kita tiba-tiba dicabut oleh Tuhan sementara kita tidak sempat memperbaiki diri karena terlalu sibuk melihat kekurangan orang lain.

Mari tingkatkan kualitas diri… mengisi waktu dengan kegiatan positif dan selalu berpikir positif…

Causing a Difference

Usaha kita dalam melakukan perbedaan terkadang banyak menemukan hambatan tetapi dengan usaha yang maksimal, sesuatu yang sederhana pun menjadi sangat luar biasa.

Exellence is doing the ordinary things in an extraordinary way.

Perbedaan kualitas hidup kita dibedakan oleh seberapa besar hati kita untuk menghadapi atau menampung kesungguhan hati kita dan ditentukan dalam menghadapi masalah.

(Mario Teguh)

Saya jadi teringat dengan cerita dari guru saya yang begitu memotivasi yaitu Air Es Gratis dari Ted dan Dorothy Hustead. Pada bulan Desember 1931 Ted, seorang apoteker, dan istrinya, Dorothy, seorang mantan guru, membeli sebuah apotek kecil di kota Wall, South Dakota, yang berpenduduk tiga ratus orang. Mereka sudah lama ingin menetap di kota yang memiliki sekolah, gereja Katolik dimana mereka dapat mengikuti kebaktian harian. Wall memenuhi persyaratan tersebut. Selain itu, kota ini memiliki dokter sendiri.

Namun, ada aspek-aspek lain dari Wall, South Dakota, pada waktu itu yang akan mencemaskan semua orang kecuali mereka yang paling berani sebagai tempat untuk menanam akar, tempat untuk disebut “rumah”. Turis yang mengadakan perjalanan di antara Black Hills dan Badlands tiba di Wall hanya secara kebetulan dan mereka menyebut kota ini sebagai “pusat geografis yang tidak menuju ke mana pun”. Sebagai daerah pertanian daerah ini menanggung segala macam bencana alam – kekeringan, wabah belalang, kegagalan panen, dan semacamnya – sebelum Depresi Besar memperburuk masalahnya.

Tahun 1932 bukanlah waktu yang paling tepat untuk memulai usaha komersial. Akan tetapi jika anda menunggu waktu yang tepat anda mungkin harus menunggu lama sekali. Turis yang lewat dengan mobil tanpa AC menderita karena panas yang mengeringkan, tenggorokan menjadi kering, lidah pun terjulur. Praktis tidak ada seorang pun yang memasuki apotek tersebut, sehingga Ted dan Dorothy Hustead mempunyai banyak waktu untuk berpikir dan berdoa. Dan itu bagus, karena kalau mereka tidak begitu, mereka mungkin tidak mendapatkan gagasan luar biasa yang membawa keberhasilan spektakuler bagi mereka.

Masalahnya adalah bagaimana membawa turis yang kebetulan lewat dan putus asa tersebut keluar dari jalan utama agar masuk ke kota dan masuk ke apotek mereka yang merangkap toko; maka kedua orang ini berpikir, mencari gagasan. Mereka berdoa, meminta wawasan. Dan jika orang melakukannya, suatu gagasan akan datang. Dan memang itulah yang terjadi. Gagasan itu muncul dalam bentuk pertanyaan. Apa yang paling diinginkan oleh turis-turis yang kepanasan, letih dan berdebu seperti saat ini? Jawaban – segelas air es dingin! Air es gratis di Wall Drugstore!

Maka, mereka pun pergi keluar kota dan memasang beberapa papan petunjuk yang ditulisi kata-kata yang disusun dengan cerdik – hanya beberapa pada mulanya- dan segalanya mulai terjadi. Para calon pelanggan menemukan jalan mereka menuju Wall Drugstore! Dengan besar hati, mereka memasang lebih banyak papan tanda setiap minggu dan sebelum musim panas itu berakhir, papan tanda tersebut sudah tersebar sepanjang 15 hingga 20 mil sepanjang jalan utama ke semua arah. Air Es Gratis, Wall Drugstore, Wall, South Dakota.

Akhirnya, melalui usaha Hustead dan antusiasme teman-teman dari turis, papan tanda Wall Drug memenuhi seluruh negeri. Papan tanda tersebut terkenal hingga ke ibukota negara-negara Eropa dan ketempat-tempat terkecil di seluruh penjuru dunia. Dinding apotek dipenuhi dengan foto-foto papan tanda di tempat-tempat yang tidak masuk akal seperti Great Pyramid, Kutub Utara, di garis lintang sejajar ke 38 di Korea. Foto yang diambil didepan Taj Mahal di India memperlihatkan papan tanda yang berbunyi, “Ted Hustead’s Wall Drugstore, 10.728 mil,” dengan anak panah yang menunjukkan arah tersebut.

Apotek-apotek sudah lama membagikan air es gratis, tetapi Ted dan Dorothy Hustead adalah yang pertama yang mengiklannya. Hasilnya setiap hari 4 hingga 6000 pelanggan dari mana-mana berjejal di apotek mereka di kota kecil ini, menjadikannya salah satu dari apotek yang paling terkenal dan berhasil. Dan siapakah yang mencapai hasil yang luar biasa ini? Hanya 2 orang yang tidak beraksi secara emosional terhadap masalah yang sulit, yang tidak menjadi berkecil hati dan menyerah. Alih-alih mereka berpikir dan berdoa dan percaya, dan munculah gagasan besar yang memecahkan masalah mereka. Jadi selain pengetahuan, kita perlu berpikir dan menambahkannya dengan percaya. Memperhatikan, Meniru, Menambahkan (Ki Hajar Dewantara).

Percaya bahwa masalah sebenarnya mempunyai jawaban. Percaya bahwa masalah dapat diatasi. Dari cerita Ted and Dorothy Hustead, kita bisa mengambil pelajaran bahwa air es yang sederhana saja dapat menjadi fenomena yang luar biasa, bila kita melakukannya dengan luar biasa. Cara-cara kita yang terbaik itulah yang menyebabkan perbedaan.

Awal dari perbaikan kulalitas hidup adalah perbaikan sikap.

(Mario Teguh)

Air Mengalir dan Arus Kehidupan

Seorang kawan saya pernah mengatakan bahwa dirinya memiliki sifat seperti air yang mengalir. Sebetulnya sifat air yang mengalir adalah sifat yang sering dimiliki banyak orang karena menjadi air yang mengalir sangatlah mudah. Andaikan kita sedang berada diatas perahu yang mengambang diatas sungai yang mengalir tentu lebih mudah untuk kita mengikuti aliran arus sungai.dibanding melawan arus. Tetapi tetaplah harus diingat bahwa air selalu mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah, sehingga orang yang melawan arus air akan mencapai posisi lebih tinggi. Manusia yang mengerahkan tenaganya untuk melawan arus air akan mencapai posisi yang lebih tinggi, semakin kuat dia memberikan tenaga akan semakin cepat dia mencapai posisi tertinggi.

Namun sangat disayangkan begitu banyak manusia yang lebih baik mengikuti arus air, terombang-ambing dalam kehidupan, hanya menjadi korban dari nasib, bahkan menambahkan tenaganya untuk mengikuti arus tersebut sehingga semakin tenggelam ke dalam gelapnya dasar lautan. Dia tidak melihat adanya orang-orang yang berusaha keras melawan arus air, menentukan nasibnya sendiri, dan percaya akan kemampuan diri dan pertolongan- Nya sehingga Yang Maha Adil memberinya kehangatan sinar matahari, sejuknya udara gunung, dan indahnya langit biru.

Semoga kita semua menjadi manusia yang diizinkan oleh-Nya untuk meraih posisi tertinggi dimanapun kita berkarir dan selalu optimistis, penuh semangat, dan bahagia dalam proses pengejaran mimpi-mimpi kita.

« Older entries