Minyak Jaya Sampurna (MJS)

MINYAK HUSADA JAYA SAMPURNA (MJS) MJS ini terbuat dari kelapa hijau (VCO) yang telah diberi kekuatan alamiah (Energi Cipta Alam) dan kekuatan ilahiah (doa) sehingga dapat digunakan untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik medis (bakteri & virus) maupun non medis (santet, pellet, gangguan jin dan lain-lain) oleh penganut agama apa saja.

Dengan izin Tuhan Yang Maha Kuasa, MJS dapat mengeluarkan sumbatan dan benda-benda dibawah ini :

1. Pasir hitam apabila pasien menderita sakit yang berkaitan dengan urat/Kelenjar pembuluh darah

2. Kristal apabila pasien menderita sakit yang berkaitan dengan pembekuan darah, kram batu ginjal/kencing batu, kurang sinar matahari.

3. Pasir putih seperti kapur apabila pasien menderita pengapuran tulang atau flu tulang

4. Lemak lunak apabila pasien menderita kolesterol tinggi atau (kadang-kadang) kencing manis

5. Timbul warna (bintik) merah di kulit apabila jaringan tubuh pasien ada yang rusak

6. Bau bangkai atau bau amis atau bau plastik (kabel) terbakar apabila pasien mempunyai dosa

7. Rambut, benang, ijuk, kaca, paku, jarum, pisan kecil, keris, kayu, lidi, kawat, binatang dan lain-lain. Apabila pasien terkena santet, pellet atau kekuatan negatif dari dukun aliran hitam.

8. Lendir kental apabila pasien menderita keputihan

9. Hwa panas/dingin, asap apabila terkena gangguan jin

10. Keringat sebesar kedelai/jagung apabila pasien menderita penyakit lipus atau sejenisnya

11. Susuk emas (intan) apabila pasien memasang susuk berkekuatan jin jahat (bukan energi)

  • Aturan dan Cara Pakai : Sebelum menggunakan MJS berdoalah kepada Allah sesuai agama masing-masing. Setelah itu, oleskan MJS pada bagian tubuh yang sakit dan sekitarnya atau seluruh tubuh. Pengolesan MJS ini harus BENAR-BENAR BASAH (seperti basahnya kulit sehabis mandi, kalau hanya sedikit sumbatan tidak keluar). Setelah itu gosok bagian yang telah dioles MJS antara 5 sampai 15 menit. Raba dan lihat. Untuk penyakit berat seperti, batu ginjal, kencing batu, kencing manis, usus buntu, jantung,kanker, tumor atau penyakit berat lainnya yang tidak disebut di petunjuk ini oleskan MJS di tempat yang sakit dan minum MJS satu sendok makan sehari dua kali pada pagi dan malam hari. Benjol/bengkak (tidak menimbulkan sakit) : 1 sendok makan MJS dicampur dengan putih telor bebek 1 butir lalu oleskan ditempat yang bengkak sehari 2-3 kali. Setelah itu pijit secara pelan-pelan di tempat yang bengkak. Benjolan/bengkak (ada rasa sakit) : 1 sendok makan MJS, 1 buah delima/markisa. Dua bahan tersebut dijus lalu diminum sehari sekali hingga rasa sakit hilang. Ampasnya dioleskan di tempat yang bengkak. Untuk penyakit yang tidak disebutkan di sisi cara pemakaiannya hanya dua yaitu diminum atau dioleskan di bagian yang sakit dan sekitarnya atau keduanya (dioles dan diminum). Lebih bagus jika yang diolesi MJS bukan bagian yang sakit saja tetapi seluruh badan. Untuk stroke ringan (masih baru) oleskan 1 botol MJS ke seluruh tubuh mulai kepala hingga kaki lalu tarik setiap persendiannya (termasuk jari-jari kaki tangan). Ulangi cara ini hingga tiga kali (3 botol).
  • Perhatikan !  Sumbatan-sumbatan yang keluar dari pori-pori ini kecil, oleh karena itu harus dilihat secara jeli atau diraba (biar terasa) sumbatan yang besar tentunya sangat mudah dilihat (termasuk benda-benda santet)  Sebagian orang bilang tubuhnya (pasiennya) tidak mengeluarkan apa-apa setelah diolesi MJS, tetapi setelah dioleskan ke 3 atau ke 4 pasien yang lain baru keluar sumbatan. Oleh karena itu jangan kecewa dulu kalau pasien belum mengeluarkan sumbatan. Tidak keluarnya pasir atau sejenisnya mungkin penyakitnya bukan karena sumbatan atau pasien lupa berdoa, kurang teliti dalam melihat atau tidak diraba dengan seksama. Yang perlu diingat adalah tolak ukur dari MJS adalah kesembuhan bukan keluar atau tidaknya sumbatan. Banyak juga pasien yang tidak mengeluarkan apa pun tetapi sembuh.  Jika badan orang yang Anda olesi MJS mengeluarkan jarum, paku,asap, kaca, ijuk, dll. Anda tidak usah takut, karena Anda tidak akan kena dampaknya sama sekali.  Tidak sedikit paranormal mengobati pasien dengan menggunakan tipuan (tubuh pasien mengeluarkan jarum, paku, silet atau di dalam telur yang dipakai untuk transfer penyakit terdapat ijuk atau jarum). Sekalipun benda-benda aneh itu sudah keluar tetapi pasien tetap sakit. Lain dengan MJS, jika benda-benda santet telah keluar insya Allah dalam waktu 30 menit pasien sudah membaik atau bahkan sehat total.  Kekuatan MJS berasal dari Allah, Anda (harus yakin) jangan ragu-ragu dalam menggunakannya. Untuk mempercepat kesembuhan minumlah kapsul sesuai dengan penyakit yang Anda derita dan menghindari makanan/minuman yang menyebabkan parahnya penyakit. MJS menyediakan 72 macam kapsul. Selain terbuat dari ramuan bermutu, kapsul ini juga diisi energy sehingga mempercepat kesembuhan.  Minyak ini tanpa bahan kimia dan dapat digunakan oleh siapa saja serta tinggal pakai tanpa ritual.  Jika penyakit telah sembuh, disarankan untuk meminum rebusan tiga lembar daun sirih atau mandi air rebusan tujuh lembar daun sirih. Sebelum merebus daun sirih berdoalah sesuai hajat menurut agama Anda.  Penyakit yang tidak dapat diobati dengan MJS : 1. Kualat kepada ibu/bapak 2. Karma 3. Segala macam penyakit yang disebabkan oleh sombong 4. Takdir Allah untuk tidak sembuh atau karena ajalnya telah tiba.

Madu Kehidupan

Suami saya, dua minggu belakangan ini sedang merasa penat akan beban pekerjaannya, sampai kehilangan semangat kerja. Sebagai seorang istri, saya dapat merasakan beban pekerjaan suami.Tentu selain berdoa memohon kekuatan dari Yang Maha Kasih, maka hal yang dapat saya lakukan adalah memberi semangat kepada suami tercinta agar selalu ‘positive thinking’.

 

 

Seseorang yang tidak memiliki pengetahuan apa pun tentang sesuatu tapi mempunyai  pikiran yang terbuka, akan memercayai kemungkinan apa pun. Mereka menyambut pembelajaran dengan ramah, lebih cepat, dan lebih  bersemangat daripada mereka yang telah berpengalaman. 

Keberuntungan lebih berpihak kepada yang kurang pandai tetapi banyak mencoba, daripada kepada mereka yang pandai tetapi tidak bertindak.

  

Saya berusaha menyakinkan suami bahwa dimana ada kemauan keras untuk belajar kita pasti mencapai keberhasilan. Tuhan telah berkenan memberikan jabatan yang dimiliki saat ini, pasti Tuhan akan membukakan jalan bagi semua masalah yang ada asalkan kita selalu menyertakan Tuhan dalam segala hal dan yang penting melihat bahwa keberhasilan yang Tuhan siapkan pasti lebih besar daripada masalah kita.

Jangan terlalu pusing, yang paling penting kita kerjakan apa yang menjadi bagian tugas kita dengan sungguh-sungguh dan benar.

“Just do our best and let God do the rest !” 

Saya memotivasi suami bahwa dia pasti mampu mengatasi semua ujian yang dihadapi asalkan dia  tetap kuat dan fokus pada pekerjaannya bukan pada kelemahannya.       

Apapun yang terjadi kepada Anda, akan tetap menjadi sesuatu yang menguatkan Anda

bila Anda tidak mengijinkannya untuk melemahkan Anda. 

Sebagai seorang istri maka suami saya adalah “Hero” saya, seperti di dalam film-film tidak ada seorangpun rela apabila jagoan/hero nya kalah, demikianpun saya. Hampir setiap pagi saya mengirim ’sms’ kepada suami untuk memberi semangat dan agar dia menikmati hidup ini dengan semangat.

Tadi pagi saya mengirimkan ’sms’  dan jawaban suami sungguh membahagiakan, Suami tercinta berkata : “Thanks for your support, I love you”. 

Waduh hati saya sungguh berbunga-bunga karena pesan singkat ini.

Seorang Hero tidak segan untuk meminta maaf

Anak-anak tanpa pahlawan – sedikit sekali yang akan tumbuh menjadi pribadi-pribadi dewasa yang bangga dan membanggakan.

Mereka membutuhkan seorang dewasa yang bisa mereka kagumi.
Mereka membutuhkan seorang kuat, yang bersamanya – mereka merasa terlindungi.

Mereka membutuhkan seorang sahabat dewasa
yang akan menuntun dan mendorong mereka untuk tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan mandiri.
Mereka membutuhkan seorang teladan.


Saat ini kita para orang tua sedang mempersiapkan generasi anak-anak kita agar kelak menjadi Pahlawan. Untuk itulah mereka memerlukan figure Pahlawan yang dapat diteladani . Salah satu yang mereka butuhkan adalah seorang teladan yang tidak segan untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukanya. 

Sejak anak-anak masih kecil saya  memberi teladan untuk meminta maaf atas kesalahan yang saya lakukan kepada mereka . Rupanya teladan yang selama ini saya tabur tidaklah sia-sia.  

Beberapa hari yang lalu anak saya James (9 tahun) mencoba install program game ke dalam komputer di rumah. Karena  masalah teknis maka terjadi error dan James menekan tombol Delete berkali-kali. Akibatnya sangat fatal , system komputer macet total dan tidak keluar  gambar sama sekali pada monitor. Saya sangat kecewa atas kejadian ini dan  terpancing untuk memarahi bahkan merendahkan James. Bersyukur saya diingatkan untuk berhati-hati dalam berkata-kata. Saat itu dengan lirih James berujar: ”Sorry ya pa…..” 

Dewasa ini sudah jarang kita mendengar ucapan maaf terlebih lagi dari seorang anak yang baru berusia 9 tahun. Bangsa kita memerlukan banyak pemimpin yang dengan jiwa besarnya tidak segan untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah dilakukannya. 

Kiranya kita para orang tua tidak lelah memberi teladan kepada kepada pahlawan cilik kita yang satu kali kelak menjadi Pahlawan. Dan predikat Pahlawan Sejati pun berhak disandang bagi para ”Hero Maker”

Takdir itu Indah

Saya sering mengalami kekhawatiran karena saya sering teringat
dengan masa lalu yang kurang membahagiakan. …… tapi setelah saya sering mendengar nasehat pak Mario……. mungkin saya terlalu melihat pada satu pintu kebahagiaan sehingga menutup mata pada pintu-pintu kebahagiaan yang lain yang masih terbuka.

Saya kemudian menelaah ke belakang mengapa tindakan saya yang
positif tidak memberikan hasil yang positif seperti rencana saya…. ternyata banyak dalam diri saya yang kurang. kurang sabar, kurang yakin, kurang fokus……. sehingga ibarat seorang pemanah….. saya terburu-buru sehingga saya kurang fokus pada target panahan saya.

Kekurangan-Kekurang an itu sedikit demi sedikit saya ubah…….. saya mulai menata diri, jika dulu saya merasa kecewa dengan pekerjaan saya yang tidak sesuai dengan jenjang pendidikan saya, saya mulai ubah sudut pandang saya…….. .
saya berkata pada diri saya setiap hendak kerja…. saya akan
berangkat ke kantor untuk belajar….. … kalau dulu saya belajar
harus membayar SPP, sekarang saya belajar tapi dibayar….. . jadi
gunakan waktu kerja untuk menemukan hal baru dan tantangan… ……
Alhamdulillah. …….
saya tidak lagi mudah jenuh, saya tidak lagi melarikan kekecewaan kerja saya
dengan nge-game tapi lebih banyak belajar hal-hal baru…..

Setiap hari saya mencatat hal-hal baru yang telah saya peroleh di kantor…..
akhirnya saya menemukan sebuah kesimpulan.. ……. Tuhan sedang
memantaskan saya agar suatu saat saya memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan
pendidikan saya.

Saya tersenyum… ……… . Tuhan telah memantaskan saya dengan pekerjaan
saya saat ini, yaitu pekerjaan yang pantas bagi seorang fenty yang
masih harus banyak belajar….. …..

Dan sekarang saya bisa mengatakan bahwa……. … Takdir Tuhan Itu
Indah……. ..

Yang menurut kita baik, belum tentu baik di hadapan Tuhan
Tapi yang diberikan Tuhan pada kita, sudah pasti yang terbaik.

Aku ingin menanggalkan beban yang menghambat keberhasilanku

“Anda tidak akan bisa sepenuhnya merancang masa depan dengan menggunakan pengetahuan tentang masa lalu.”

Mendiang nenekku, yang punya kebiasaan mengumpulkan kenang-kenangan berupa gantungan kunci dari setiap negara yang beliau kunjungi. Semua gantungan kunci itu tergantung di satu sisi dinding rumah kami, dan setiap kali beliau memandang gantungan kunci tersebut, beliau pasti bercerita tentang semua kenangannya sewaktu mengunjungi suatu negara.

Setiap kita, pasti memiliki KENANGAN akan orang lain.
Seperti saat saya memikirkan sahabat lama, saya jadi teringat akan kejadian indah yang kami alami dulu. Orangnya boleh sudah tidak bersama lagi, tapi kenangan akan tetap kita bawa bersama dalam hidup kita.

Perenunganku, membawa pada suatu pemahaman baru, yakni kenangan tersebut, bisa berupa kenangan POSITIF, maupun kenangan NEGATIF. Ya, flashback kehidupanku, memastikan hal itu.
KENANGAN POSITIF meringankan langkah, KENANGAN NEGATIF memberatkan langkah.


Jika diandaikan kenangan itu sebagai benda, serasa kita melangkah membawa benda-benda tersebut dalam kehidupan kita.
Kenangan positif diandaikan balon yang berisi nitrogen, kita membawanya, tapi langkah-langkah kita malah semakin ringan.
Dan yang aku tahu sekarang,adalah bahwa aku harus melepas batu yang membebaniku. Aku harus mengobati lukaku. Aku tidak boleh hanya menambalnya. Ego dan harga diriku melawan keras dari dalam hatiku.

“Hanya dengan meninggalkan keburukan, kita sampai kepada kebaikan”


Aku mau melangkah…
Aku mau melepas batu-batu yang selama ini aku bawa
Aku mau melepas beban-beban yang menghambatku mencapai keberhasilanku.
Aku mau memaafkan tiap pribadi yang pernah menyakiti hatiku.

Maka mulailah dari tempat dimana Anda berada,
dan mulailah sekarang
Anda sampai, hanya karena Anda berangkat

Hero dimulai dari keluarga

Anak-anak tanpa pahlawan – sedikit sekali yang akan tumbuhmenjadi pribadi-pribadi dewasa yang bangga dan membanggakan.

Mereka membutuhkan seorang dewasa yang bisa mereka kagumi.
Mereka membutuhkan seorang kuat, yang bersamanya – mereka merasa terlindungi.

Mereka membutuhkan seorang sahabat dewasa
yang akan menuntun dan mendorong mereka untuk tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang kuat dan mandiri.
Mereka membutuhkan seorang teladan.

Perkenankanlah saya untuk mengaplikasikannya dalam keluarga dengan kisah dibawah ini.

Saya menjanjikan kepada kedua anak saya James (9 tahun) dan Jonathan (8 tahun) nonton Film Laskar Pelangi bila raport Mid Semester nilainya bagus Nilai James bagus sedangkan Jonathan mendapat 2 angka merah. Jadi sesuai dengan janji saya hanya mengajak James untuk nonton hari Sabtu , 25 Oktober 2008. Setibanya di bioskop ternyata ticket sudah habis terjual. dan kami terpaksa pulang. Esok harinya kami kembali dan ternyata kamipun kehabisan ticket.

Sampai disini saya berpikir mengapa saya bersusah payah untuk memenuhi janji kepada anak saya. Alangkah mudahnya bagi seorang ayah untuk membatalkan janji kepada anaknya dengan 1001 satu alasan

Anak saya membutuhkan figure seorang pahlawan yang dapat diteladani , salah satunya teladan dalam memenuhi janji.

Hari Sabtu berikutnya saya mengajaknya ke bioskop lain. Kami bersyukur memperoleh ticket walaupun harus antri 3 jam sebelum pertunjukan.

Kiranya anak-anak kita dapat menemukan figure pahlawan yang dapat diteladani dalam pribadi kita para orang tua .

Keinginan Yang Kuat

Pagi ini mungkin banyak diantara kita ketika berajak dari rumah untuk aktifitas rutin yang biasa kita lakukan, bekerja atau berangkat ke tempat usaha kita masing-masing menemukan kendala di jalan, saya berharap sabar dan ikhlas adalah jalan terbaik di samping ikhtiar yang kuat.

Begitu pula halnya dengan saya pagi ini, walau tak ada kendala hari ini yang saya alami dari rumah hingga kantor pagi ini, namun saya yakin pula pagi ini ada teman-teman yang sedang di uji keseriusannya mencapai tempat kerja dengan beberapa kendala mungkin macet, ban bocor sampai kehabisan bensin karen lupa mengisinya sore kemarin.

Namun Sadarilah itu semua ujian keseriusan kita dalam menggapai keinginan kita dimasa depan yang lebih baik di samping hal yang perlu kita pelajari bahwa di setiap kejadian yang kita alami adalah merupakan akibat dari prilaku kita yang kurang pas atau kurang bersabar atau kurang sigap mengatur waktu.

-Macet mungkin bisa kita hidari andai saja kita berangkat lebih awal…

-Ban bocor mungkin bisa kita hindari dengan selalu memeriksa tekanan ban atau

Lebih berhati-hati saat melitas jalan yang kurang baik…

-Kehabisan bensin mungkin bisa kita hindari dengan tidak menunda untuk mengisinya

Sore hari kemarin.

Saya yakin sekali semua di antara kita pasti bisa mengatasi kendala itu semua Karena saya yakin pula itu semua karena kita memiliki KEINGINAN. Jadi kalau begitu tenaga kita sesunggunya adalah keinginan kita.


Keinginan Anda adalah tenaga Anda. Bila Anda benar-benar menginginkan sesuatu, Anda akan benar-benar bertenaga

Jadi jangan sampai keinginan-keinginan baik Anda di kalahkan oleh kendala-kendala yang sesungguhnya bisa kita hindari dan Mari jangan batasi keinginan-keinginan baik  kita karena tugas kita adalah mencoba mewujudkan keinginan kita dan berupaya agar Sang Yang Maha Berwenang mewujudkan keinginan kita itu untuk berpihak kepada kita.

Apa keinginan kita pagi ini ? Mari sama-sama kita wujudkan yang terbaik.

Pohon Cemara

Orangtua saya senang sekali dengan pohon cemara. Karenanya di rumah kami banyak pohon cemara.
Awalnya, pohon cemara kipas di rumah kami menempati pot batu yang ada di teras atas rumah. Pohon cemara ini bertumbuh dan mungkin telah merasa nyaman dengan lingkungan tempat tinggalnya.

Namun suatu hari orangtua saya memutuskan untuk memindahkan pohon cemara ini karena ingin menggantinya dengan tanaman bunga.

Setelah beberapa lama, pohon-pohon cemara ini justru semakin subur dan semakin tinggi dan terus bertumbuh hingga menjadi jauh lebih besar daripada ketika ia berada di pot batu teras atas.

Saya mencoba membagikan hasil pengamatan saya ini dengan beberapa teman, begini…

Pohon cemara itu ibarat manusia. Sedangkan teras atas maupun pinggir selokan adalah tempat kita hidup atau bekerja.

Perubahan pasti selalu terjadi dalam hidup ini. Terkadang grafiknya ke atas, disaat yang lain grafiknya menurun.

Bagi kita yang baru saja mengalami pemutusan hubungan kerja,
dipindahkan ke posisi yang lebih rendah, dan lain sebagainya, adalah wajar bila kemudian timbul perasaan sedih, marah, kecewa, putus asa dalam hati kita.

Seperti halnya dengan pohon cemara yang dahulu ditempatkan di posisi yang
membuat orang yang melihatnya harus mendongakkan kepala mereka, kini malah ada di tempat yang mungkin dijauhi orang.

Namun apa yang terjadi?

Pohon cemara itu justru tumbuh subur, jauh lebih subur daripada ketika dia
berada di ‘atas’.

Hal ini menjadi semacam pengingat untuk saya untuk tidak merasa terlalu terpuruk ketika sedang mengalami kesusahan.

Satu hal selalu coba untuk saya yakini adalah : segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan. Baik atau buruk, itu semua adalah atas seijinNya supaya kita bertumbuh.

Mungkin kita sekarang berada di tempat yang kurang baik dibanding tempat di mana dulu kita pernah berada.

Namun mungkin tujuannya adalah supaya kita lebih bisa ‘menyentuh’ kehidupan lebih banyak orang lagi, yang dulu mungkin tidak bisa terjangkau oleh kita.

Tetapi ada yang berpendapat lain, pohon cemara itu memang sudah seharusnya ‘berpijak’ di tanah. Karenanya ketika dia dipindahkan ke tanah, dia menemukan tempat yang ‘tepat’ untuk dia bertumbuh.

Kesimpulan saya adalah : berubah sesuai wadah.

Jadikanlah diri Anda peka terhadap kemungkinan- kemungkinan yang bisa Anda sebabkan”

Putri Kecilku (Keberadaan Waktu)

Seperti hari-hari sebelumnya, di setiap sore yang indah telah mewarnai keceriaan putri kecilku yang baru berusia 1,5 tahun bersama Mama nya menunggu kepulanganku dari bekerja. Dengan riangnya putri kecilku bersorak sorai sambil berlari ketika mengetahui aku telah tiba di depan jalan menuju rumah.
Cepat sekali tangan mungilnya menyambut tanganku untuk ia cium. Serta merta tubuhnya yang masih mungil itu memeluk dengan sangat erat tubuhku, … hangaaat sekali. Lucunya ia menepuk-nepuk pundakku berkali-kali seperti orang dewasa saja.
Lalu putri kecilku tanpa ragu menyerang kedua pipi dan keningku dengan kecupan manisnya, aku pun tanpa ragu segera membalasnya. Mama nya yang sedari tadi melihat tingkah kami, tak urung membuat iri hatinya. Ia pun berlaku seperti putri kecilku.
Senang rasanya, dapat menikmati keceriaan dan kehangatan seperti itu setiap hari. Sebagian dari kita mungkin pernah mengalaminya bahwa, rasa letih, capek, dan kesal hilang seketika melihat dan merasakan keceriaan, kehangatan dan perhatian dari anak atau keluarga terkasih kita menyambut kedatangan kita sepulang dari bekerja. Rasa syukur akan kebahagiaan yang di rasa, telah meng-indahkan apa pun.
Kebahagiaan itu sederhana, ia ada dan terasa kapan pun. Kapan pun adalah sesuatu yang tidak terbatas, tetapi kapan pun untuk kita – terbatas.
Kapan pun adalah sebuah waktu.
Waktu memang tidak terbatas. Tetapi waktu untuk kita – terbatas

Berapa lama lagi-kah Anda bisa menikmati dengan penuh kecintaan suara lucu bayi Anda, sebelum dia berbicara dengan suara seperti kita semua ?
itu sebabnya,
Waktu adalah sebuah nikmat. Jangan sampai kita ditanya, nikmat yang mana lagi-kah yang akan engkau nistakan ?
karena,
Waktu adalah keberadaan yang sangat tegas dalam menghitung. Sekarang, marilah kita benar-benar menghitung.
Apa yang saat ini telah kita rasakan dan alami adalah keberadaan kita di dalam sebuah waktu.
Jadi, janganlah kita menyia-nyiakan waktu yang keberadaannya tegas ini. Karena hari ini akan menjadi kemarin.

Akhirnya aku merasakan

Sungguh luar biasa di pagi yang super ini saya merasakan ke hebatan
sang Maha Pengatur alam semesta. Hari ini saya begitu merasakan
kebesaran-Nya dan sekaligus merasakan kekuatan ikhlas. Sesampainya di tol langit yang begitu gelap seakan mencurahkan semua isinya hingga jarak pandang mata sanya kurang lebih setengah meter saja, teman seperjalan saya di dalam bis tidak mempersiapkan diri membawa payung, dalam hati saya berniat dengan tulus ikhlas akan meminjamkan payung yang saya bawa, karena dia turun lebih dulu. Saya yakin bahwa sesampai tujuan saya “mungkin” hujan sudah reda sehingga saya tidak memerlukan payung lagi.

Tapi ternyata Tuhan berkehendak lain dan menjawab keikhlasan saya dengan menghentikan hujan pada saat teman saya sudah waktunya turun bisa sehingga dia tidak memerlukan payung. Pada saat itu saya sadar  “bahwa kita tidak bisa bersandar pada sesuatu kecuali pada Tuhan”. Dan akhirnya saya sampai di tujuan dan hujan deras menyirami Kebon Jeruk, tetapi saya tenang karena saya sedia payung sebelum hujan.
Dari kejadian itu membuat saya semakin yakin pada-Nya dan kekuatan ikhlas

« Older entries